Selasa, 27 Januari 2015

Peluang bisnis dan Tantangan Bisnis di tahun 2015

Haloo semua.....
karna sekarang masih terasa nuansa tahun baru,Pada artikel kali ini saya ingin membahas tentang peluang bisnis dan tantangan bisnis pada tahun 2015 ini.
Bagi yang sedang ingin merencanakan menjalankan bisnis artikel ini sangat cocok untuk kalian ^.^

Seperti yang kita ketahui bisnis online atau yang sering disebut dengan online shop sedang sangat di gemari para pembisnis-pembisnis muda.
Dengan Teknologi yang sudah tinggi dan diliat dari maraknya pengunaan sosial media menjadikan peluang bisnis ini sangat menjajikan,dari penguna media sosial :

Facebook
Twitter
Instagram
Group BBM (Blackberry Messenger)
Tidak hanya mudah dan tidak memerlukan modal yang besar tetapi,online shop juga menjanjikan untung yang besar.
Selain mudah ketika melakukan transaksi,mempromosikan produk dalam online shop juga terbilang tidak sulit hanya dibutuhkan kreativitas dan caption yang menarik sudah membuat barang yang kita jual di minati para penguna sosial media.
Tentu dalam sebuah bisnis tidak mungkin tanpa sebuah Tantangan lalu apa saja yang di hadapi pembisnis pada tahun 2015 ini?
Pada tahun ini yang menjadi sebuah tantangan bahkan dapat menjadi acaman bagi Negara Indonesia yaitu AFTA atau ASEAN Free Trade Area.
AFTA adalah sebuah perjanjian antara negara ASEAN mengenai perekonomian dalam produk barang dan jasa di seluruh negara ASEAN. Sebagai satu kesatuan mengatur pelonggaran tarif dan beberapa hal teknis agar barang dan jasa mudah saling ditransaksikan di area sesama negara ASEAN.
Tujuan AFTA secara garis besar ada 2 yaitu :
  1. Meningkatkan daya saing ASEAN sebagai basis produksi dalam pasar dunia melalui penghapusan bea dan halangan non-bea dalam ASEAN
  2. Menarik investasi asing langsung ke ASEAN

Didalam AFTA tedapat beberapa Tantangan dan juga keuntungan didalamnya yaitu :

1. Tantangan Pendidikan
Kalau melihat negara maju di ASEAN seperti Singapore, pendidikan mereka terlihat lebih maju. Lantas Indonesia sendiri bagaimana menghadapi serbuan para pekerja hasil output negara di ASEAN seperti Singapore? Padahal salah satu efek dari AFTA adalah setiap warga anggota negara ASEAN bisa sekolah atau bekerja di tiap negara anggota ASEAN.
Sementar menurut saya, pendidikan di Indonesia ini masih sedikit carut marut. Contoh sederhananya saja, ada teman saya yang seorang lulusan Teknik Elektro malah bekerja di bidang perbankan, atau ada sarjana pertanian yang tidak bisa bekerja sesuai jurusan di ambilnya.
Menurut saya pendidikan di negara ini masih belum tepat sasaran untuk mengenali potensi anak didik dengan tepat sasaran, sehingga anak didik bisa memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Bisa – bisa dengan adanya AFTA 2015 pengangguran malah semakin banyak, karena banyak perusahaan di Indonesia yang malah merekrut tenaga kerja dari negara anggota ASEAN lain dengan kompetensi yang lebih baik.
2. Tantangan Perdangangan
Sebelumnya saya mau tanya dulu, sekarang ini Indonesia adalah negara “Pengekspor” atau negara “Pengimpor”?
Menjawab pertanyaan ini tidak perlulah sulit – sulit, lihat saja smartphone/handphone yang teman – teman punyai made in mana? Sepengetahuan saya sih rata – rata kalau tidak made in china, ya made in vietnam. Indonesia ini hanya dijadikan pasar, sangat sedikit sekali atau bahkan tidak ada ya, tempat produksi barang yang di Indonesia? (*maaf saya kurang tahu tentang ini karena tidak ada data :)*)
Saya memberi contoh barang yang sepele seperti smartphone/handphone, karena barang seperti ini meskipun sedang musim hujan, banjir ataupun dolar naik, penjualannya tetap meroket. Mengingat kebanyakan masyarakat kita yang lebih mementingkan prestise dan style daripada fungsi dari sebuah smartphone sendiri.
Terlepas dari contoh yang saya berikan, selama Indonesia masih menjadi negara “hobi impor” AFTA 2015 malah akan menjadikan negara ini sebagai pasar terbesar barang – barang impor dari negara ASEAN yang lain. Mau negara kita cuma dijadikan tempat jualan saja? Pikirkan!

Keuntungan AFTA 2015 Untuk Indonesia

Memang, bukan hanya tantangan saja yang akan dihadapi Indonesia di AFTA 2015 ini. Ada juga keuntungan yang bisa didapatkan negara ini jika bisa memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas dengan ASEAN ini dengan baik. Kalau dimanfaatkan dengan benar, ada kemungkinan bisa membuat Indonesia lebih maju, bahkan bisa mengalahkan negara seperti Singapore.

1. AFTA 2015, Berarti Ijin kerja di Negara ASEAN Lebih Mudah. Saatnya Menjajah “ASEAN”
Tenaga kerja professional saatnya menjadi TKI, jangan cuma kita saja yang dijajah oleh negara lain. Saatnya kita menjadi “ekspat” di negara lain. Apalagi gaji di negara Asean semacam Singapore atau Malaysia tentunya akan lebih besar dari pada di Indonesia. Jangan mau kalah dengan TKI dong, mereka bisa menjadi pahlawah devisa, kita para tenaga kerja terdidik professional pun bisa ikut menyumbang devisa Negara.
2. Manfaatkan Pariwisata Sebagai Sumber Devisa Selain Sumber Daya Alam.
Hei orang Indonesia, saatnya mulai sadar! Sumber daya alam negara kita ini sudah semakin habis! Tinggal menunggu waktu saja kita tidak bisa banyak menjual Sumber Daya Alam untuk menjalankan negara. Kita harus mulai memikirkan sumber penghasilan lain yang berkelanjutan untuk memajukan negara.
Sadar tidak kalau negara ini mempunyai banyak sekali potensi pariwisata. Ada berapa banyak tempat wisata yang bisa dikelola dengan baik. Sehingga bisa diperhitungkan sebagai sumber devisa yang berkelanjutan. Manfaatkan AFTA 2015 ini untuk bisa mendapatkan banyak turis asing yang mau datang ke Indonesia. Kalau dikelola dengan benar, mungkin negara ini bisa kaya hanya dengan Pariwisatanya. Masak mau kalah sama Singapore dan Malaysia?
Siapkah kalian untuk memulai sebuah bisnis dan siapkah kalian menghadapi tantangan bisnis di tahun 2015 ini?
Menurut saya baik buruknya dalam sebuah tantangan hanya dapat kita tentukan dengan usaha kita sendiri sebagai generasi muda Indonesia dapatkah kita menaklukan tantangan itu.
Jadi sebagai generasi muda yang aktif mari kita taklukan tantangan tersebut !
Ok sekian artikel saya kali ini sedikit banyak maafkan kekurangan dan kelalian saya dalam artikel ini :)
http://img1.wikia.nocookie.net/__cb20130823234102/narutocouple/images/c/ce/Miku_gif.gif
Thank you untuk

Kamis, 08 Januari 2015

@America Pusat kebudayaan Amerika Serikat

 
  • SEJARAH @AMERICA
http://www.atamerica.or.id/images/logo.png
@America (Atamerica) adalah pusat kebudayaan abad ke-21 yang mutakhir di mana Anda dapat menjelajahi dan mengeksplorasi Amerika Serikat serta mengungkapkan pikiran dan gagasan tentang Amerika. Pusat kebudayaan ini adalah yang pertama kali di dunia yang dibangun dengan teknologi canggih. @America adalah sebuah inisiatif rintisan Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat. Diisi dengan fasilitas berteknologi tinggi yang memberikan kesempatan berinteraksi dengan aktivitas yang beragam dan kaya akan berbagai konten. Tempat ini di resmikan pada Desember 2010 dan terletak di Mal Pacific Place Lt.3 #325 Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53 Kebayoran Baru Central Jakarta, 12190. @America terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk. Setiap bentuk partisipasi dan penggunaan fasilitas @america terbuka untuk semua dan sepenuhnya bebas biaya.


  •  TUJUAN @AMERICA

Melalui diskusi, webchat, pertunjukan budaya, debat, kompetisi, dan pameran, kita dapat mengalami yang terbaik dari Amerika, seperti idealismenya, kreativitas, dan keanekaragaman dan juga bertujuan untuk mengenalkan Amerika Serikat.


  •  PERANAN UNTUK MASYARAKAT

Karena pada saat sekarang ini masyarakat di Indonesia lebih sering mengenal Amerika karena sisi negatifnya saja. Melalui @america ini,masyarakat di perkenalkan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di amerika,lebih mengenal sejarah dan budaya yang terdapat di Amerika bahkan kita juga dapat memperoleh informasi untuk belajar di America sekrikat. Tak hanya itu,kita juga mendapat informasi tentang kehidupan orang-orang yang tinggal disana.

  •  KESAN BERKUNJUNG KE @AMERICA




 Secara pribadi saya sangat senang dapat berkunjung ke @america dikarenakan, selain tempatnya yang modern, @america juga di lengkapi dengan peralatan yang cangging. Tidak seperti umumnya jika saya ingin mengetahui sebuah sejarah saya harus membaca sebuah bacaan untuk mengetahuinya,tetapi berbeda dengan yang ada di @america. Di sana saya di perlihatkan oleh sebuah tayangan di dinding yang berisi sejarah-sejarah dan budaya-budaya yang ada di Amerika. Di sana juga disediakan google eart dimana saya dapat melihat keadaan Negara yang saya mau dengan dilengkapi 7 layar besar yang membuat kita leluasa melihat keadaan di tempat yang kita inginkan. Dengan berkunjung ke @America saya jadi bisa membaca bentuk majalah yang ada di amerika. Saya juga dapat merasakan menonton sebuah film seperti sedang berada di bioskop amerika. Dan semua yang saya lakukan disana tidak dipungut biaya apapun sama sekali. Senang rasanya bisa mengunjungi tempat yang menyenangkan sekaligus bisa mmendapatkan ilmu.

  • HAL UNTUK MEMAJUKAN GUNADARMA


        Saya ingin membuat mahasiswa gunadarma dapat berprestasi di negeri orang dan dapat membawa nama gundarma serta Negara Indonesia. Dengan membuat teknologi yang cangih dan dapat berguna bagi masyarakat,serta dapat membatu meningkatkan perekonomian di Indonesia.




Narasumber :











    THANK YOU

Jumat, 19 Desember 2014

Evolusi Teori Manajemen


1. Sejarah perkembangan Manajemen
·         Pemikiran awal mengenai manajemen
Sebelum abad ke-20, terjadi dua peristiwa penting dalam ilmu manajemen.[3] Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja (division of labor), yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang. Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang masing-masing melakukan pekerjaan khusus-perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari. Smith menyimpulkan bahwa pembagian kerja dapat meningkatkan produktivitas dengan (1) meningkatnya keterampilan dan kecekatan tiap-tiap pekerja, (2) menghemat waktu yang terbuang dalam pergantian tugas, dan (3) menciptakan mesin dan penemuan lain yang dapat menghemat tenaga kerja.Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut "pabrik." Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.

2. EVOLUSI TEORI MANAJEMEN
Aliran Manajemen  ilmiah dipelopori oleh Robert Owen dan Charles Babbege. Tokoh yang banyak memberikan kontribusi bagi perkembangan manajemen ilmiah adalah Frederick Winslow Taylor, Frank dan Lillian Gilbreth, Henry L. Gantt, dan Harrington Emerson.
Robert owen (1771-1858)
Robert Owen berpendapat bahwa peningkatan kondisi kerja karyawan dapat meningkatkan hasil produksi dan laba, dan investasi yang paling menguntungkan adalah karyawan atau pekerja.

Charles babbege (1792-1871)
Charles Babbege adalah seorang mahaguru matematika dari Inggris. Dia adalah perintis jalan bagi lahirnya manajemen berdasarkan ilmu (manajemen ilmiah). Observasinya tentang metode dan menekankan pentingnya efisiensi kerja pada pekerja dan perlunya ditentukan jumlah biaya yang pasti pada setiap proses dalam produksi suatu jenis barang.  

Frederick Winslow Taylor (1856-1915)
Frederick Winslow Taylor adalah tokoh yang mengembangkan scientific management (manajemen ilmiah). Secara singkat, pokok-pokok ajaran    F. W. Taylor adalah sebagai berikut:

A. Time Study (penelaahan waktu)
Penyelidikannya tentang penggunaan waktu kerja dengan mempergunakan stopwatch, micro motion camera, dan alat ukur lainnya. Berkat penelitian ini dapat dihemat waktu kerja dan penggunaan tenaga yang tidak sedikit.

B. Differential Piece Rate System (sistem rata-rata per potong diferensial)

Sistem upah demikian dimaksudkan untuk mendorong daya produktivitas yang lebih tinggi, daan F. W. Taylor mempergunakan sistem per potong dalam penghitungannya.

C. The Art of Cutting Metals (seni memotong logam)
Penelitian ini dilakukan oleh F. W. Taylor terhadap semua faktor yang berhubungan dengan pemotongan logam atau baja, seperti jenisnya, garis tengahnya, karatannya, tebal bilahnya, bentuk tajamnya alat, pengaruh tuangan atau tindakan-tindakan lain untuk mendinginkan.
Henry L. Gantt (1861-1919)
Henry L. Gantt  mengemukakan gagasan-gagasan:
1.    Kerjasama yang saling menguntungkan antara tenaga kerja dan manajemen,
2.    Seleksi ilmiah tenaga kerja,
3.    Penggunaan instruksi-instruksi kerja yang terinci, dan
4.    Sisten insentif (bonus) untuk merangsang produktivitas.
Frank Gilberth dan Lillian Gilberth (1868-1924 dan 1878-1872)

Frank Gilberth, seorang pelopor pengembangan studi gerak dan waktu, menciptakan berbagai teknik manajemen yang diilhami Taylor. Lillian Gilberth lebih tertarik pada aspek-aspek manusia dalam bekerja, seperti seleksi, penempatan dan latihan personalia. Baginya, manajemen ilmiah mempunyai satu tujuan akhir: membantu para karyawan mencapai seluruh potensinya sebagai makhluk hidup.

Harrington Emerson (1853-1931)

Pemborosan dan efisiensi adalah masalah-masalah yang dilihat Emerson sebagai penyakit sistem industri. Oleh sebab itu Emerson mengemukakan 12 (dua belas) prinsip-prinsip efisiensi (twelve principles of efficiency) yang secara ringkas adalah sebagai berikut:
A. Tujuan-tujuan dirumuskan dengan jelas.
B. Kegiatan yang dilakukan masuk akal.
C. Adanya staff yang cakap.
D. Disiplin.
E. Balas jasa yang adil.


  3. Teori manajemen klasik
Teori manajemen klasik menurut pendapat beberapa ilmuwan.
Secara keilmuan, manajemen baru terumuskan kurang lebih di abad 18 atau awal abad 19 Masehi. Diantara tokoh-tokoh yang mula-mula memperkenalkan manajemen secara keilmuan adalah Robert Owen (1771-1858) dan Charles Babbage (1972-1871).

Owen seorang pembaru dan indrustrialisasi dari Inggris adalah di antara tokoh pertama yang menyatakan perlunya sumber daya manusia di dalam organisasi dan kesejahteraan pekerja. Sedangkan Babbage seorang ahli matematika dari Inggris orang yang pertama kali berbicara mengenai pentingnya efisiensi dalam proses produksi. Dia meyakini akan perlunya pembagian kerja dan perlunya penggunaan matematika dalam efisiensi penggunaan fasilitas dan material produksi (Ernie dan Saefullah: 2005).

1. Robert Owen (1771 - 1858)
Owen menekankan tentang peranan sumberdaya manusia sebagai kunci keberhasilan perusahaan.Dilatar-belakangi oleh kondisi dan persyaratan kerja yang tidak memadai, dimana kondisi kerja sebelumnya dan kehidupan pekerja pada masa itu sangat buruk.
Owen berkesimpulan bahwa manajer harus menjadi pembaharu (reformer). Beliau melihat peranan pekerja sebagai yang cukup penting sebagai aset perusahaan. Pekerja bukan saja merupakan input, tetapi merupakan sumber daya perusahaan yang signifikan. Ia juga memperbaiki kondisi pekerjanya, dengan mendirikan perumahan (tempat tinggal) yang lebih baik. Beliau juga mendirikan toko, yang mana pekerjanya tidak kesusahan dan dapat membeli kebutuhan dengan harga murah. Ia juga mengurangi jam kerja dari 15 jam menjadi 10,5 jam, dan menolah pekerja dibawah umur 10 tahun.
Owen berpendapat dengan memperbaiki kondisi kerja atau invertasi pada sumber daya manusia, perusahaan dapat meningkatkan output dan juga keuntungan. Disamping itu Owen juga memperkenalkan sistem penilaian terbuka dan dilakukan setiap hari. Dengan cara seperti itu manajer diharapkan bisa melokalisir masalah yang ada dengan cepat.
2. Charles Babbage (1792 - 1871)
Menganjurkan untuk mengadakan pembagian tenaga kerja dalam kaitannya dengan pembagian pekerjaan. Sehingga setiap pekerja dapat dididik dalam suatu keterampilan khusus. Setiap pekerja hanya dituntut tanggungjawab khusus sesuai dengan spesialisasinya.
Dengan metode kuantitatifnya beliau percaya :
A. Bahwa prinsip-prinsip ilmiah dapat diterapkan untuk meningkatkan efisiensi produksi, produksi naik biaya operasi turun.
B. Pembagian Kerja (division of labor); dengan ini kerja/operasi pabriknya bisa dianalisis secara terpisah. Dengan cara semacam ini pula training bisa dilakukan dengan lebih mudah.
C. Dengan melakukan pekerjaan yang sama secara berulang-ulang, maka pekerja akan semakin terampil dan berarti semakin efisien.

4. PENDEKATAN HUBUNGAN MANUSIAWI
·         Gerakan hubungan manusiawi (human behavior)
Pada tahap aliran perilaku atau hubungan manusiawi organisasi melihat pada hakikatnya adalah sumber daya manusia. Aliran ini mernandang aliran klasik kurang lengkap karena terlihat kurang mampu mewujudkan efisiensi produksi yang sempurna dengan keharmonisan di tempat kerja. Manusia dalam sebuah organisasi tidak selalu dapat dengan mudah diramalkan prilakunya karena sering juga tidak rasional. Oleh sebab itu para manajer perlu dibantu dalam menghadapi manusia, melalui antar lain ilmu sosiologi dan psikologi.

Ada tiga orang pelopor aliran perilaku yaitu :
1. Hugo Munsterberg (1863 -1916)
Yaitu Bapak Psikologi Industri.Sumbangannya yang terpenting adalah berupa pernanfaatan psikologi dalam mewujudkan tujuan-tujuan produktivitas sarna seperti dengan teori-teori manajemen lainnya. Bukunya "Psychology and Indutrial Efficiency", ia memberikan 3 cara untuk peningkatkan produktivitas:

A.     Menempatkan seorang pekerja terbaik yang paling sesuai denganbidang pekerjaan yang akan dikerjakannya.

B.   Menciptakan tata kerja yang terbaik yang memenuhi syarat-syarat psikologis untuk memaksimalkan produktivitas.

C.   Menggunakan pengaruh psikologis agar memperoleh dampak yang paling tepat dalam mendorong karyawan.

2. Elton Mayo (1880 -1949)
Gerakan memperkenalkan hubungannya yang diartikan sebagai satu gerakan yang memiliki hubungan timbal batik manajer dan bawahan sehingga mereka secara serasi mewujudkan kerjasama yang memuaskan, dan tercipta semangat dan efisiensi kerja yang memuaskan. Disini terlihat adanya peran faktor-faktor sosial dan psikologis dalam member dorongan kerja kepada karyawan.
Satu hal yang menarik dari hasil percobaan Mayo dengan kawan-kawan adalah rangsangan uang tidak menyebabkan membaiknya produktivitas.

·         Penerapan konsep mutu pada teori hubungan manusia
Teori ini berargumentasi bahwa pada dasarnya manusia selalu melakukan respon terhadap konteks social dimana oub dia berada.
Salah satu kontributor teori ini adalah Douglass McGregor yang memperkenalkan kita bahwa pada dasarnya manusia dapat diklarifikasikan menjadi tipe X dan tipe Y. Mereka yang bertipe X cenderung bersifat pasif,malas,tidak mau bekerja kecuali kalau disuruh, kurang inisiatif dan kurang menyukai tantangan serta akan berdisi[;n jika diawasi. Pada kategori ini pendekatan manajem yang dilakukan dengan pengarahan dan pengawasan yang menyeluruh dan terus-menerus. Sedangkan untuk mereka yang bertipe Y memiliki karakteristik proaktif,menyukai tantangan dan pekerjaan,memiliki banyak ide dan inisiatif,serta berdisiplin adalah bagian dari tatangan prestasi yang ingin dia capai.untuk yang berkategori ini,pendekatan manajemen lebih kepada pendekatan delegasi dan kepercayaan dari pada pengawasan terus-menerus dan menyeluruh. 

selanjutnya klik disini